Wednesday, October 19, 2011

Joged Bumbung Erotis

Sebelum membahas erotisnya Joged Bumbung, saya perkenalkan dulu apa itu joged bumbung. Joged Bumbung adalah tarian pergaulan dalam masyarakat Bali, biasanya dipentaskan dalam acara sosial kemasyarakatan seperti perkawinan. Joged Bumbung ditarikan oleh penari wanita yang kemudian mengundang penonton pria untuk ikut menari bersamanya. Tarian ini diiringi alat musik tradisional Bali berupa seperangkat Bambu.


Semalam ketika saya sedang mencari video tentang Bali kuno saya mendapatkan video seperti dibawah ini:
Dalam video itu terlihat jelas bagaimana gerakan penari yang juga dibarengi oleh penonton pria memperlihatkan gerakan-gerakan sensual. Penarinya menjadi objek seksual yang harus rela dijamah banyak pria yang ingin menjadi penari pengiring. Bila melihat ekspresi penontonnya, mereka sepertinya menganggap tarian ini sebagai lawakan atau hiburan. Tapi sangat disayangkan di lokasi tersebut banyak ada anak kecil. Seperti yang kita tahu, anak kecil itu ibarat kertas putih, bila diisi dengan gambar tentang Joged Bumbung seperti ini, secara tidak langsung merusak moral anak tersebut.

Joged Bumbung sendiri, aslinya tidak ada gerakan-gerakan erotis pengundang nafsu seperti ini. Apa yang ada di video ini tidak lebih dari Joged Bumbung yang sudah dimodivikasi mengikuti "kehendak" penonton atau mungkin penyelenggara acara agar lebih menarik.

Joged Bumbung erotis ini meresahkan masyarakat Bali, karena keberadaan Joged Bumbung yang asli menjadi tercoreng. Apalagi sampai di tonton oleh orang luar Bali, bahkan luar Indonesia akan membunuh nilai seni Joged Bumbung dimata mereka. Oleh sebab itu, keberadaan Joged Bumbung erotis mulai dibatasi, banyak desa Pakraman yang menolak dengan tegas Joged Bumbung erotis ini dipentaskan di wilayah mereka.

Perlukah dilestarikan? Kalau Joged Bumbung-nya jelas sangat perlu dilestarikan, tapi bila ditambah gerakan erotis sepertinya tidak perlu. Jangan menjual harga diri penari hanya demi setumpuk uang. Lebih baik menjadi penari Joged Bumbung yang elegan, yang bergoyang tidak erotis dan kalaupun ada penonton yang nakal, si penari dapat menangkisnya dengan halus tanpa menyinggung perasaan.

6 comments:

  1. ya betulnya. kebanyakan video tari yang ada di youtube sudah jadi soft porn. yang aslinya ya agak nakal malah lucu tapi dijadikan lebih "menarik" dengan aksi-aksi terlebih berani.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener, kalau ngelihat langsung ya memang itu lebih mengarah ke hiburan daripada pornonya

      Delete
  2. Waaahh, bahayaaa... Banyak anak2 pula.

    ReplyDelete

Thank you for reading and feel free for leave your comment~

인기있는 포스트 || Popular Posts

 
레니의 인생 이야기 Blogger Template by Ipietoon Blogger Template