Saturday, October 29, 2011

Ngeributin OS Handphone



Sebelumnya, saya berikan sedikit penjelasan tentang OS handphone, siapa tahu ada yang belum tahu, biar nyambung obrolannya. Sistem operasi atau bahasa “bulenya” operating system (OS) adalah sebuah sistem atau perangkat lunak (software) yang berfungsi untuk menjalankan fungsi-fungsi dari telepon seluler. Pada dasarnya semua handphone menggunakan sistem operasi, namun ada handphone yang menggunakan OS “sederhana” dan ada pula yang mengunakan sistem operasi handphone yang lebih canggih. Ponsel yang menggunakan OS sederhana sering kali dikatakan sebagai handphone yang tidak menggunakan sistem operasi (NON OS) atau sistem operasi tertutup (sumber).

Saya sendiri tertarik untuk sekedar mengetahui OS handphone itu sejak awal tahun 2011, karena saya memang merencanakan untuk mengganti handphone lama saya, N70. Awalnya saya tertarik dengan handphone berOS Android, sebab yang saya baca saat itu memang Android tengah merajai pasar. Setelah menjelajahi internet saya juga menjadi tau tentang OS-OS yang lain, karena sebelumnya saya memang tidak memperhatikan dan tidak peduli.

Selama mencari tahu, handphone mana yang tepat untuk saya, saya membaca bahwa antara satu penggemar sebuah OS dengan penggemar OS lainnya tidak jarang saling memaki dan menjelek-jelekkan. Kata-kata yang digunakan pun banyak yang kasar. Saya bukan orang yang membenci perdebatan, tapi bila perdebatannya sudah "sakit" seperti itu saya tidak tertarik. Memang sih nan jauh di sana, para pencipta OS juga tidak jarang saling menjatuhkan satu sama lain, tapi itu kan demi mencari keuntungan materi sebanyak-banyaknya.


Bila hanya sebagai pengguna, untuk apa terlalu fanatik dengan suatu OS? Mengklaim bahwa OS-nya lah yang terhebat, mengecap OS lain itu buruk semua. Ah mungkin itu urusan gengsi, agar terlihat wah karena menggunakan handphone mahal berOS wah juga. Padahal bagi saya OS itu tidak ada yang buruk, Android, iOS, SymbianWindows Phone, Bada atau yang lainnya, sama baiknya semua. Masing-masing tentu saja punya kelebihan dan kekurangannya.
OS itu bukan tentang baik dan buruk, benar dan salah, keren dan tidak keren, tapi masalah selera dan kebutuhan. Ukuran baik dan buruk, benar dan salah serta keren dan tidak keren tiap individu berbeda-beda. Jangan memaksakan orang lain untuk berpikir seperti cara kamu berpikir tentang kebutuhan OS. Jadi untuk apa ngeributin OS handphone mana yang terbaik?
Setelah sekitar delapan bulan, pada akhirnya saya memutuskan membeli handphone yang menggunakan OS Symbian^3, yaitu Nokia C7, karena saya merasa itulah yang saya butuhkan. Beberapa kawan sempat mengejek saya karena membeli symbian, katanya selera saya jadul, memilih OS yang katanya akan mati pada tahun 2016. Padahal tahun 2016 itu kan masih lima tahun lagi dan rata-rata saya menggunakan handphone hanya dua sampai tiga tahun. Ada pula yang mengatakan bahwa saya tidak memiliki pikiran terbuka, udik, seperti katak dalam tempurung.

Saya cukup terheran-heran dengan reaksi mereka, padahal saya membeli handphone juga dengan uang saya, tidak meminta pada mereka, jadi apapun yang saya ingin beli, sepenuhnya menjadi hak saya kan. Biarlah orang berkata apa, yang terpenting sejauh ini, saya sangat mencintai handphone saya dengan segala kelebihan serta kekurangannya *KecupBasahC7.

2 comments:

  1. hape sy mlh tdk ada OS-nya :D

    ReplyDelete
  2. sebenernya ada kok, tapi OS nya sederhana makanya sering dibilang non-OS :D kalo ga ada OS handphone ga bs beroprasi

    ReplyDelete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.