Thursday, November 10, 2011

Pahlawan

Puluhan tahun silam, mereka yang kita sebut sebagai pahlawan adalah pemuda pemudi bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Mereka yang berharap dengan kemerdekaan itu akan membuat kehidupan mereka jauh lebih layak. Tidak dibayang-bayangi penjajahan, letusan senjata serta ketakutan akan kehilangan orang-orang terkasihi. Nyawa pun mereka pertaruhkan nyawa demi sebuah kebebasan.

Senyum Saat Kebanjiran

Sejak hari Minggu, 6 November 2011, hujan mulai rajin menyapa kota Denpasar. Tapi sepertinya hujan masih galau, sesekali hujan deras, lantas gerimis saja tak lama kemudian terang benderang. Kondisi ini sangat cepat membuat sakit, terutama bagi saya yang kebetulan memiliki imun yang kurang baik. Sejak hari Minggu pula, kepala saya sering sakit, tenggorokan mulai tak enak, lidah menjadi pahit dan suhu badan yang naik turun.

Wednesday, November 09, 2011

Bali Tanpa Pencakar Langit


 
Ilustrasi Gedung Pencakar Langit
Sudah pernah mengunjungi Bali? Bagi yang sudah pernah, apakah pernah melihat bangunan pencakar langit seperti gambar di samping ini selama sedang berada di Bali? Pasti jawabannya tidak, karena memang di Bali sampai sekarang terdapat Perda yang tidakmemperbolehkan membangun gedung pencakar langit.

Sunday, November 06, 2011

Satu Hati, Tiga Cinta



Namanya Salsabila Queenzzha, biasa dipanggil Salsa, parasnya tidak begitu cantik, tapi juga bukan wajah yang membosankan. Dia seorang mahasiswi semester awal di satu PTS di Jogja. Salsa mempunyai seorang kekasih, namanya Adi yang kerja di Bank milik pemerintah di Jakarta. Awal kisah mereka sangat romantis, hampir ditiap waktu luang mereka telponan, smsan ataupun saling sapa di dunia maya. Walaupun banyak laki-laki yang menggodanya, namun Salsa tetap setia pada cinta jarak jauhnya itu.

Hari-hari mereka terasa indah sampai akhirnya Adi di sibukkan oleh aktivitasnya. Komunikasi mereka berkurang, bahkan sangat jauh berkurang. Komunikasi lebih sering terjadi satu arah, dari Salsa ke Adi. Dengan seribu satu alasan, Adi membenarkan sikapnya yang jarang menghubungi Salsa dan memintanya untuk dapat dimengerti. Salsa berusaha mengerti walaupun sebenarnya dia butuh perhatian Adi. 

Saturday, November 05, 2011

Dunianya si Maya

Hampir semua orang punya dan aktif menggunakan jejaring sosial. Bahkan menganggap jejaring sosial itu adalah kebutuhan pokok, kapan saja, dimana saja, sedang apa saja, selalu terhubung dengan jejaring sosial. Apakah kamu salah satunya? Jejaring sosial juga banyak digunakan untuk memadu kasih. Dari awal pendekatan, jadian, sayang-sayangan, berantem sampai putus yang kemudian berakhir saling maki ditulis di jejaring sosial. Tidak jarang aib mantan pasangan pun terungkapkan di jejaring sosial. 

Mungkin Kamu Sudah Jatuh Cinta ketika...


kamu bisa menerima masa lalunya seburuk apapun itu..
kamu bisa tertawa pada setiap lawakannya bahkan ketika itu sangat garing..
kamu tak henti-hentinya tersenyum saat berada di dekatnya..
sesekali kamu menangis karenanya..
kamu bisa berbicara banyak hal tanpa merasa kehabisan topik pembicaraan..
kamu ingin tahu segala hal tentang dia..
kamu mulai hafal kebiasaannya..
kamu menjadi dirimu sendiri ketika bersamanya..
kamu menjadi sangat cerewet padanya..

Thursday, November 03, 2011

Ada Apa dengan si Komo?

Sepertinya beberapa hari terakhir ini saya terlalu sering membaca kata KOMODO. Ada apa kah dengan si Komo? Oh ternyata ini terkaid dengan kontes New 7 Wonders yang diadakan sebuah yayasan. Tapi kok perasaan akhir tahun lalu sudah ada ribut-ribut masalah New 7 Wonder ini. Saat itu katanya si Komo bakal dikeluarin dari kontestan karena Indonesia menolak membayar US$10 juta (Rp89,7 miliar) untuk dapat menjadi tuan rumah. Gila aja, uang segitu daripada dibayarkan ke yayasan itu yang tidak jelas kapan balik modalnya, ya mending digunakan untuk membangun infrastruktur di Pulau Komodo. Saya rasa itu jauh lebih bermanfaat bagi si Komo dan masyarakat sekitar.

Buda Cemeng Klawu

Hari ini, Rabu, 02 November 2011, menurut penaggalan Bali adalah Rabu Wage Wuku Klawuatau tepat jatuh hari raya Buda Cemeng Klawu. Dahulu ketika saya bertanya apa itu Buda Cemeng Klawu, Meme saya hanya menjawab "Otonan pis (uang)". Jawaban serupa mungkin juga akan diberikan oleh banyak tetua-tetua Bali apabila kita menanyakan tentang Buda cemeng Klawu.

Upacara Buda Cemeng Klawu atau disebut juga Buda Wage Klawu adalah upacara pemujaan dan permohonan doa agar mendapat rezeki atau dibukakan pintu rezeki, upacara ini juga sebagai ungkapan terima kasih karena telah diberikan kekayaan, kemakmuran dan kesejahteraan kepada manusia dan umat Hindu khususnya. Dewa yang di sembah adalah Ida Betari Rambut Sedana atau dikenal juga sebagai Dewi Laksmi, melalui manifestasinya Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Dalam perkembangannya, upacara Buda Cemeng Klawu ini lebih dikhususkan dalam perwujudan sebagai bentuk simbol uang.

Makam Jayaprana, Saksi Bisu Sebuah Kisah Cinta Tragis

Makam di tengah hutan belukar daerah Teluktrima, Sumberklampok, Grokgak menjadi saksi bisu kisah cinta tragis I Nyoman Jayaprana dan Ni Nyoman Layonsari. Lokasi makam berada sekitar 70 kilometer dari kota Singaraja, bila ditempuh dari Denpasar melalui Jembrana cukup jauh, yaitu sekitar 160 kilometer. Jika dari Gilimanuk, sangat dekat, mungkin tidak sampai satu jam perjalanan.

Wednesday, November 02, 2011

Cerita Rakyat Bali: Jayaprana & Layonsari


Ada yang tahu tentang kisah Romeo & Juliet karangan William Shakespeare? Saya rasa hampir semua orang mengetahuinya, kisah cinta dua manusia yang sangat tragis. Romeo dan Juliet mengorbankan nyawanya karena cinta mereka tidak dapat bersatu akibat permusuhan dua keluarga. Banyak cerita cinta yang kemudian terinspirasi dari cerita Romeo dan Juliet ini. Namun kali ini saya bukan akan menceritakan kisah Romeo dan Juliet, saya akan menceritakan ulang kisah cinta Jayaprana dan Layonsari yang tidak kalah tragisnya. Kisah ini terjadi di tanah kelahiran saya, Bali.


Pada jaman dahulu kala, ada sebuah kerajaan kecil di daerah utara pulau Bali. Kerajaan itu bernama kerajaan Wanekeling Kalianget. Di kerajaan itu, hiduplah satu keluarga sederhana, terdiri dari suami istri serta tiga anaknya, dua orang laki-laki dan seorang wanita. Kerajaan itu terkena sebuah wabah yang menyebabkan banyak warganya meninggal, baik dari kalangan kerajaan maupun rakyat biasa. Keluarga sederhana itu pun ikut terkena wabah, empat anggota keluarganya meninggal dan menyisakan si bungsu, I Nyoman Jayaprana.

Kronologi Kecelakaan Maut di Renon

Kemarin, Senin tanggal 31 Oktober 2011 dilaksanakan rekonstruksi kecelakaan lalu lintas yang menimpa tiga siswa SMP Negri 1 Denpasar. Dari rekonstruksi tersebut diketahui bahwa pengemudinya bukan Kevin tetapi Augi (Ogy), salah satu korban tewas juga. Ini juga untuk meralat tulisan saya sebelumnya.

Kejadian bermula dari Kuta, setelah menghadiri acara ulang tahun salah satu kawan mereka. Dari Kuta menuju Renon, Kevin menumpang di mobil Alphard, mereka sempat mampir dan nongkrong sebentar di Circle K depan Museum Bajra Sandi, Renon. Dari Circle K kemuadian Kevin berpindah ke mobil Toyota Isl.
.

Tuesday, November 01, 2011

Not For Sale

Saya bukan penggemar film Indonesia, tapi entah mengapa malam ini saya ingin menontonnya. Saya lalu menjelajahi isi netbook saya, ada banyak film memang, tapi didominasi film luar negri. Pilih sana, pilah sini, akhirnya pilihan jatuh pada sebuah film Indonesia dengan tema remaja yang judulnya NOT FOR SALE, bukan film baru memang, film ini dirilis lebih dari setahun silam, Juni 2010. Haha saya menjadi merasa tidak up-to-date karena baru menilai film ini sekarang, anggaplah saya mengambil judul film secara random untuk saya tonton kemudian tanggapi dengan tidak profesional.
.
Film ini diperankan oleh Arumi Bachsin, Okie Calerista, Chindy Anggrina dan Leylarey Lesesne. Secara singkat, film ini menceritakan tentang kehidupan remaja yang berantakan. May minggat dari rumah karena permasalahan dengan keluarganya setelah dia dikeluarkan dari sekolah. Shasi adalah seorang anak yang mempunyai ibu doyan berondong, terbiasa melihat seks bebas di rumahnya, dengan dalih membantu temannya, dia menjadi perantara antara temannya dengan om-om senang. Dessy, anak sulung yang mempunyai enam orang adik, dia menjadi tulang punggung keluarga sebagai penari striptis, setelah ayahnya kabur entah kemana. Sedangkan Andhara adalah seorang bartender disebuah club, dia pecandu obat-obatan dan juga seorang lesbian.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.