Saturday, November 05, 2011

Dunianya si Maya

Hampir semua orang punya dan aktif menggunakan jejaring sosial. Bahkan menganggap jejaring sosial itu adalah kebutuhan pokok, kapan saja, dimana saja, sedang apa saja, selalu terhubung dengan jejaring sosial. Apakah kamu salah satunya? Jejaring sosial juga banyak digunakan untuk memadu kasih. Dari awal pendekatan, jadian, sayang-sayangan, berantem sampai putus yang kemudian berakhir saling maki ditulis di jejaring sosial. Tidak jarang aib mantan pasangan pun terungkapkan di jejaring sosial. 


Beberapa hari terakhir ini, setiap saya membaca situs berita ada saja judul berita tentang perseteruan seorang penyanyi dengan calon istrinya. Dengan naluri kewanitaan saya yang menyukai gossip, saya pun tergerak untuk membacanya. Ternyata inti dari berita itu adalah pertengkaran keduanya di twitter karena batal menikah, masing-masing terkesan membuka aib pasangannya, yah walaupun kemudian kicauan dengan kata-kata kurang pantas itu dihapus. Tetapi tetap saja meninggalkan jejak, apalagi telah di retweet beberapa orang.

Saya kira mereka yang saya pandang sudah dewasa tidak akan bertingkah labil, nyatanya menunjukkan hal yang terbalik, melihat mereka seperti melihat ABG sedang berantem. Memang tidak jarang jejaring sosial, apapun itu digunakan untuk saling memaki, saling menyudutkan, saling mem-bully.

Kenapa banyak kita jumpai orang yang seperti itu, mengungkapkan amarahnya secara menggebu-gebu di jejaring sosial? Ketika ditanya demikian ada yang berkilah bila itu hanya dampak dari sakit hati yang mereka rasakan, tapi haruskah semuanya di tulis di jejaring sosial yang bisa dibaca oleh banyak orang? Apakah karena sedang berada di dunia maya?

Beberapa orang memang beranggapan bahwa antara dunia maya dan dunia nyata adalah dua dunia yang berbeda. Dalam dunia maya, seseorang tidak dituntut membuat sebuah identitas dengan data yang sebenarnya. Siapapun bisa menjadi orang lain yang dikehendaki. Karena itulah, mungkin ada yang beranggapan bahwa bisa bebas sebebas-bebasnya di dunia maya.

Satu orang yang sama bisa menjadi dua pribadi yang berbeda, bila di dunia nyata dia dikenal sebagai orang yang penurut, lemah lembut atau sopan, maka di dunia nyata dia menjadi pembangkang, kasar dan sangar. Dunia maya memang bisa menjadikan siapa saja membentuk karakter yang tidak bisa diwujudkan di dunia nyata. Terkadang dunia maya membuat kita merasa bahwa dunia adalah milik kita dan berada dalam genggaman kita hingga tidak ada aturan selain apa yang kita kehendaki.

Padahal dunia maya adalah terusan dari dunia nyata, apa yang dibuat di dunia maya dapat menimbulkan akibat lain di dunia nyata. Misalnya tadi, membuka aib mantan pasangan di jejaring sosial, secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi hubungan dengan mantan pasangan dan juga keluarganya. Bahkan bila itu sudah menjurus ke perbuatan tidak menyenangkan bisa dibawa ke ranah hukum.

Jadi bila dulunya kamu tidak pernah berfikir saat memposting sesuatu, mungkin ada baiknya mulai sekarang dipikirin dulu. Saya beberapakali melakukannya (memposting tanpa berpikir) dan selalu berakhir pada hal yang tidak menyenangkan. Kebebasan berekspresi di dunia maya juga harus dikontrol, jangan sampai jari jemarimu itu malah menuntun kamu ke masalah yang lebih rumit.

Yakinlah, mengumbar masalah di dunia maya pada akhirnya tidak akan membuat masalah kamu menjadi lebih baik, tapi malah menjadi lebih buruk karena sangat mungkin akan menyebabkan muncul masalah-masalah lainnya. Jangan beranggapan bahwa dunia maya ini adalah satu dunia lain yang tidak memiliki aturan apapun.

Last update: September 26, 2012

2 comments:

  1. Yakinlah, mengumbar masalah di dunia maya pada akhirnya tidak akan membuat masalah kamu menjadi lebih baik, tapi malah menjadi lebih buruk karena sangat mungkin akan menyebabkan muncul masalah-masalah lainnya. Jangan beranggapan bahwa dunia maya ini adalah satu dunia lain yang tidak memiliki aturan apapun.(bold) keep post sista :))

    ReplyDelete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.