Saturday, March 17, 2012

Banjir, Longsor dan Angin Kencang di Bali


Hampir sepanjang minggu ini, bencana alam tengah mengakrabkan diri dengan penduduk Bali. Mengawali minggu, bencana alam terjadi di beberapa titik di Kabupaten Buleleng, Bali Utara. Banjir bandang menerjang dan melumpuhkan Desa Sudaji, Kecamatan Sawan dan juga di Grokgak. Selain itu longsor juga terjadi di Desa Gitgit sehingga memutuskan jalan Singaraja – Denpasar.

Belum usai dampak bencana di Buleleng, pada hari Selasa sore (13 Maret 2012) hingga Rabu dini hari (13 Maret 2012), air bah disertai longsor menghantam desa Belandingan dan Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli. Bencana air bah ini menyebabkan tewasnya enam orang warga setempat. Pasokan air bersih ke Denpasar pun terganggu akibat longsor ini.

Memasuki hari Kamis 15 Maret 2012, angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah di Bali. Di kantorku saja, beberapa genteng berjatuhan karena angin kencang dan menimpa mobil salah satu pegawai di kantor. Untung saja aku parkirnya jauh dari genteng. Angin kencang juga menyebabkan sebuah rumah roboh rata dengan tanah di Banjar Gulinten Desa Bunutan, Kabupaten Karangasem. Angin kencang menyebabkan gelombang laut yang mengganas di Pantai Lean, Bunutan yang juga merusak rumah warga.


Di Denpasar sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang. Di kawasan Renon (di depan Dispenda Provinsi Bali) pohon tumbang mengenai pengendara jalan. Tiga orng dilarikan ke rumah sakit dan dua diantaranya kini kritis karena mengalami cedera di kepalanya, yang seorang lagi hanya mengalami luka ringan. Kemarin sore saat aku pulang kerja di Baturiti ada baliho yang jatuh, sebelumnya baliho itu memajang photo Bupati Badung. Untung saja baliho itu tidak mengenai pengendara.

Dikutip dari Bali Post, dikabarkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini dipicu adanya siklon tropis Lua yang terjadi di sekitar perairan sebelah barat Australia dan sebelah selatan Nusa Tenggara Barat. Kendati siklon tropis tersebut tidak terjadi di Indonesia, namun secara tidak langsung bedampak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Bali, dengan adanya cuaca ekstrem, hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Saat ini angin bertiup dari arah barat ke barat laut dengan kecepatan 8-45 km/jam. Sementara tinggi gelombang di utara Bali sampai saat ini mencapai 1 - 4,5 meter dan di selatan Bali mencapai 1 - 5 meter. Tingginya gelombang ini sangat berbahaya bagi aktivitas di laut, sehingga warga yang beraktivitas di laut diimbau berhati-hati dan waspada.

Tidak hanya aktivitas di laut, aktivitas dimana pun kita harus berhati-hati. Bencana alam sedang ramah menyapa Krama Bali. Bila memang tidak ada hal yang sangat mendesak, lebih baik berdiam diri di rumah dan juga berdoa agar kita semua dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Astungkara.

2 comments:

  1. nice share. nice post. semoga bermanfaat bagi

    kita semua :)keep update!
    warna mobil

    ReplyDelete
  2. Jangan berhenti untuk terus berkarya, semoga

    kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.
    keep update!mobil amerika

    ReplyDelete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.