Tuesday, March 27, 2012

Sindrom Sugar Daddy


Sebagian orang mencibir keputusanku untuk menjalin hubungan dengan pria yang jauh lebih tua. Tahun ini, aku berumur 25 tahun dan dia berumur 38 tahun. Ya, kami memang memiliki perdaan umur yang lumayan jauh, 13 tahun. Beberapa temanku malah dengan terang-terangan berkata “wah pacaran kok sama om-om” atau bahkan “pacarmu tua banget ya, tapi pasti kaya kan?”.


Padahal kekayaannya bukan menjadi patokan kenapa aku mau berhubungan dengan pria jauh lebih tua. Ada hal yang melebihi harta yang membuatku berkata, “oke, aku mau menjadi kekasihmu”, yaitu sesuatu yang bernama cinta.

Dibalik mengatasnamakan cinta ada alasan-alasan lainnya. Kedewasaan menjadi alasan yang cukup kuat walaupun memang benar bahwa umur belum tentu berbanding lurus dengan kedewasaan. Kedewasaan juga sulit diukur, tidak ada patokan yang jelas kapan seseorang dikatakan telah dewasa atau belum.

Akumerasa nyaman dengan pria yang lebih tua, dia memiliki kecendrungan lebih berpengalaman dalam segala hal. Dia mampu memperlakukan aku, pasangannya, dengan sangat baik. Paling tidak lebih baik daripada pria yang lebih muda. Berjalan dengannya terasa berjalan didampingi bodyguard (hahaha…) yang siap mengamankanku dari segala macam bahaya dan tentu saja dia mampu memanjakanku dengan lebih baik.

Ketika kami terlibat dalam satu perselisihan pendapat hingga akhirnya berujung pada pertengkaran yang cukup menegangkan, dia lebih mampu menjaga emosinya di bandingkan aku. Aku malah merasa saat itu seperti balita yang merengek minta permen ke Bapaknya.

Wanita muda mencintai pria tua matang sering disebut dengan sindrom "Sugar Daddy". Sebagian orang percaya bahwa tren ini memiliki berhubungan dengan kenyataan bahwa figur ayah tidak didapatkan wanita tersebut pada masa awal pubertas. Entahlah tapi saat awal pubertasku, aku memang kurang dekat dengan ayahku.

Ini bukan kali pertama aku jatuh ke pelukan pria yang jauh lebih tua, saat SMP kelas 3 aku berpacaran dengan pria yang 6 tahun lebih tua dariku. Saat SMA bahkan pernah dengan pria yang lebih tua 19 tahun. Satu hal yang sampai saat ini selalu aku pegang, aku tidak mau berpacaran dengan pria beristri, kalau cuma duda sih masih gak masalah.


Bukan tidak pernah aku mencoba menjalin kasih dengan pria seusiaku, lebih tua hanya 2 tahun bahkan dengan yang lebih muda. Aku bisa merasakan cinta di antara kami, tapi aku tidak bisa menemukan kenyamanan seperti rasa nyaman saat berhubungan dengan pria yang jauh lebih tua. Sepertinya dalam pikiranku sudah terprogram bahwa pria yang jauh lebih tua lah yang bisa membahagiakanku.

Saling pengertian merupakan kunci paling utama untuk mempertahankan hubungan, perbedaan usia yang cukup jauh menyebabkan perbedaan pola pikir juga. Apalagi pasanganku ini bukan pria Indonesia yang mungkin mudah aku tebak jalan pikirnya. Beberapa jurus yang biasanya aku gunakan untuk meluluhkan hati pria Indonesia mental begitu saja alias tidak mempan padanya.

Kami harus saling mengenal dan memahami. Mudah bagi dia memahamiku karena dia pernah muda, seusiaku, tapi aku terkadang sulit memahami dia karena memang aku belum pernah berumur setua dia. Semoga aja dia selalu sabar ketika aku merengek atau mendadak bertingkah seperti bocah.

19 comments:

  1. wahh bener mba..emang susah menata hati menjalin hubungan dengan pria matang, lebih sulit lagi kalau tau pria itu telah beristri dan punya anak. Rasanya lebih baik mundur dan melupakan..tapi pria matang seperti itulah yang menjadi dambaan, memang bukan faktor uang sih, pasti lebih kpd kenyamanan kan ya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya benar sekali tapi walaupun saya menyukai pria yang jauh lebih tua, saya selalu berpegang teguh pd prinsip saya bahwa saya tidak akan menjalin hubungan dengan pria beristri, kalau duda dengan atau tanpa anak sih masih gak masalah

      Delete
  2. dear mb leni, saya juga terkena sugar daddy syndrome ni...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah.. beda berapa tahun nih kalo saya boleh tau?

      Delete
  3. Hi mbak Leni hehehe
    Same here, selisih ku lumayan jauh 21 thnan :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah 21 tahun? pasti perbedaan antara kalian lebih banyak ya dr pd aku sama oppa :D

      Delete
  4. Saya jatuh cinta pada dosen saya yang 18 th lebih tua. Awalnya sih ga tertarik, tapi lama lama kok nyaman aja liat dia, kebapakan, dewasa, ngemong. Beda 180 derajat dg pacar2 saya sebelum nya. Denger2 sih dia suka sama saya juga, tp saya ga tau gimana membuat dia tau kalo saya juga suka sama dia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tunjukin dengan perhatian ke dia tapi mungkin karna ada hubungan dosen mahasiswa mungkin agak sungkan ya jadinya?

      Delete
  5. Sama banget ceritanya sama kehidupan aku... dari kecil aku suka pria yang jauh lebih tua dan pacar2 aku beda jauh umurnya sama aku, dan pernah juga pacaran sama pria yang cuma beda 2 tahun tapi beda rasanya... sekarang suamiku orang Korsel beda 27 tahun... aku masih 23 tahun... tapi so far so good.. laki2 ga pernah dewasa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. waw beda 27 tahun? boleh tau gak tanggapan keluarga kamu saat tau kamu akan menikah dengan pria yang beda 27 tahun?

      Delete
  6. Saya juga kena syndrome sugar daddy. Umur sy 21 dan koko 42. Sy kenal koko pas umur 19 thn. Koko orangnya prhatian n memperlakukan sy sprti tuan putri heheh.. Mmg setiap hbungan ga ada yg smpurna, pasti ada berantem2nya tp itu yg buat hbungan kita makin kuat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Sama saya jg skrg umur 22, dan kekasih saya 42 tahun umurnya.

      Delete
    2. yang penting saling toleransi aja sih antara yang lebih muda dan lebih tua, sepertinya gak akan ada masalah :)

      Delete
  7. aku menjalin hubungan dengan pria beda usia 36 thn diatas saya. yah sama opa2 emg. bertemu disuiaku 20 thn.Saat itu bahkan dia masih berstatus duda tak lama berselang 1 thn aku mengenalnya skrg au tahu dia menikah setlah kenal 1 thn kami itu.Sekarang saat dia kembali sendiri lagi dan mengurusi legalitas perceraian akan harta gono gini dgn pasangan yg 6 thn lalu dijalainya dia kembali ke aku(untungnya pernikahan terkahirnya kemarin tdk ada anak) makanya aku menerimanya. Awal sih aman2 saja karena dari dulu aku sudah kenal dia dan berteman baik layaknya teman. Dimanapun dia pindah dia bisa tiba2 muncul dan say hi. dulu saya merasa hal itu biasa aja dan menyadari pastilah dia memikirkan saya hanya bocah ingusan yg butuh teman curhat. Memang dia selalu mendengarkan curhatan saya. Tapi lama kelamaan saat kita sdh benar2 erniat untuk melanjutkan tunangan ini ke pernikahan dia malah penuh dgn kecurigaan. selalu menudingku dgn hal2 imajinasi yg gag beres di kepalanya. Aku yg saat ini berfrofesi sebagai jurnalis lama kelamaan menjadi gerah. Hingga akhirnya kuputuskan utk "bertaubat" sementara dgn pria yg layaknya sugar daddy ini.

    Ditinggal meninggal ayah sejak usia 5 thn membuatku selalu mencari sosok pria bertanggungjwb.Ditambah kk lelakiku yg satu2nya juga tidak bisa mengayomi kami yg notabene ada 7 perempuan(plus aku).Memng sejak dulu aku selalu pacaran dgn pria yg jauh lebih tua minimal 5 thn. Pernah sekali beda 2 thn diatas aku tp rasanya "ag" banget. hahahahahhaa.. pengalaman dgn sugar daddy ini memang selalu memancing adrenalin. karena kebanyakan sugar daddy ini posesif dan overprotektif (kadang terlalu berlebihan).

    sudah ah sekian dulu curhatannya. gutluck buat wanita2 yang masih berjuang diluar sana.Noting impossiblen kok (kalo saya sendiri saat ini memang lebih memilih fokus ke pekerjaan dan hidup dulu daripada pusing dicemburui dan dikatai gag beres mulu.Kalo dia memang jodoh pasti kita sama2 berubah jadi lebih baik dan bersama iya khan). ciao

    ReplyDelete
    Replies
    1. waw ceritanya menarik. makasi udah sharing di sini, aku seketika menjadi ngerasa gak ada apa-apanya. sebenarnya gak ada yang salah pacaran atau menikah dengan pria yang jauh lebih tua sepanjang itu memang kehendak kita sendiri bukan paksaan ala siti nurbaya.

      Delete
  8. Iyh nih aku juga merasakan hal yg sama... Ga tau kenapa stiap kali temen aku ngenalin laki2 yg sepantaran bahkan handsome banget, tp aku ga ada rasa ketertarikan sedikitpun. Kini aku jatuh cinta sama pria berusia 38tahun lebih tua dr aku. Sampai aku ga berani menatap matanya ketika dia benar2 ada didepan aku begitu dekat. Takut rasa ini semakin menjadi. Karna dy sudah beristri dan memiliki anak. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. aawww...tidak ada yang salah dengan mencintai pria yang lebih tua namun kalau dia masih suami orang lebih baik dipikir ulang, cukup jadi pengagumnya jangan sampai kebablasan :(

      Delete
  9. Sy jg terpaut jauh usianya dengan pasangan sy dia kelahiran 1975 dan sy 1993. Awalnya sy risih dg pandangan org saat kami makan atau jln2 di mall. Mereka mungkin berpikir sy ini peliharaan om2, tp stlh terbiasa sekarang sy cuek2 aja sm pandangan org. Yg bikin aku nyaman pacaran sm pria berumur adalah kedewasaannya krn stlh sy flashback dia ga prnh marah atau emosi sm sy. Semarah2nya dia plg diam dan cuekin sy dan kalau sdh bgt sy yg gelendotan ke dia ky anak kucing stlh itu dia pst lngsng baik lg dan minta maaf krn udh cuekin sy. Ya setiap kami cekcok meski sy yg paling sewot dan marahin dia habis2an pst dia yg minta maaf duluan. Hal sedewasa itulah yg bikin sy sayang bgt sm dia meskipun banyak org yg bilang kita ga setara krn sy msh muda dan cantik sedangkan pacar sy sdh berumur dan wajahnya ga tampan tp andai sy cukup berani untuk berbicara sy pengen bilang 'stop kalian ga akan prnh ngerti apa yg sy alami dan rasakan! Sy tau pacar sy tdk tampan dan bs dibilang om2 tp dia adalah apa yg sy butuhkan.' Dan meskipun pacar sy sdh berumur tp menurut sy msh banyak kelakuan yg kekanak2an pd diri dia. Jd menurut sy pria dewasa adalah paket komplit mereka bs mengontrol dmn hrs dewasa dan kpn hrs jd manja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah kenapa kita harus menjalani hidup tanpa memusingkan pendapat nyinyir orang lain terhadap kita. Tetap semangat ya πŸ˜—

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.