Sunday, May 27, 2012

dan Pesta Kelulusan pun Dimulai


Suara deru sepeda motor cukup menggangguku hari ini, konvoi siswa siswi SMA yang merayakan kelulusannya. Konvoi itu berjalan sangat pelan, sambil memainkan gas sepeda motor, memperlihatkan keangkuhan mereka karena berhasil menaklukkan UN.

Seperti biasa, mereka lengkap dengan atribut seperti tahun-tahun sebelumnya, pakaian penuh coretan (yang dimataku tidak ada indahnya, bahkan terkesan seperti gembel), rambut yang mendadak jadi berwarna-warni seperti lolipop, lengan baju di lipat-lipat seperti preman pasar, tidak menggunakan helm, penumpang lebih dari satu, bahkan motornya pun bisa dibilang sudah tidak lengkap lagi.

ilustrasi

Inikah pelajar Indonesia? Generasi penerus bangsa? Mereka yang hanya memikirkan hura-hura dan perayaan berlebihan bahkan mengganggu orang lain. Ah itu hanya pengaruh gejolak muda, kata temanku. Aku terdiam, apa benar itu semata-mata karena gejolak muda yang masih menggebu-gebu?

Kok sepertinya tidak, aku dan beberapa teman semasa bersekolah di SMA Santa Maria Yogyakarta dulu tidak seperti mereka. Kami bahkan bisa dibilang cukup tertib, tidak ada konvoi, tidak ada coretan seragam, yang ada hanya pelukan hangat menyambut kebahagiaan itu dengan teman dan guru.

Merayakan kelulusan itu bukan hal yang di larang, tapi lebih baik dilakukan dengan hal yang bermanfaat. Bagaimana bila setelah mengetahui bahwa sudah lulus, siswa siswi SMA itu berkonvoi (dengan tertib tentunya) ke tempat ibadah sesuai agama masing-masing untuk bersyukur, lalu dilanjutkan ke panti asuhan untuk menyumbangkan pakaian mereka.

4 comments:

  1. :O
    Leny dulu sekolah di Jogja? berarti sitik2 iso boso jowo? hihihi...

    kebanyakan siswa sma emang gitu,emosi masih labil. tp tergantung juga pendidikan di rumah dan teman masing-masing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu jago bahasa jawa malah hahaha...
      tapi udah 7 tahun lalu, jd sekarang masih ngerti cuma kadang mau ngomong pake bahasa jawa suka gak pede :))
      kalo aku mungkin karna pengaruh sekolahan yg muridnya cewe semua kali ya :D

      Delete
  2. potret suram balon pengangguran, 1 lagi budaya dari potret suram pelajar di negeri ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha semoga aja lebih banyak yg sukses drpd jd pengangguran ya :)

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.