Thursday, July 12, 2012

Pacarku (terkadang) Mabuk


Dari dulu sebenarnya aku punya sebuah konsep bahwa aku akan menghindari seorang pemabuk. Aku memang dibesarkan di keluarga yang tidak mempunyai tradisi minum minuman beralkohol. Kalaupun pada akhirnya kakak dan adik laki-laki ku menyicipi sensasi minuman beralkohol ya itu di luar lingkungan keluarga. Bisasanya sih minum karena pertemanan atau untuk bersosialisasi.


Aku agak sedikit takut pada pemabuk, terutama pemabuk yang lepas control. Banyak ada berita di media yang menyebutkan bahwa pemabuk itu kemudian menikam atau mengeroyok sembarangan orang. Membunuh atau melukai bukan karena dendam tapi hanya karena dia sedang mabuk. Mengerikan!

Selain itu minum minuman beralkohol juga berdampak buruk bagi kesehatan, seperti yang diungkapkan oleh dr Ari Fahrial Syam (spesialis penyakit dalam) dampak buruk bagi kesehatan akan mengenai berbagai organ di dalam tubuh, mulai dari otak, mulut, saluran cerna sampai usus besar. Minum minuman beralkohol juga menimbulkan reaksi kebingungan, melambatnya kemampuan bereaksi, kaburnya penglihatan hingga hilangnya kosentrasi dan koordinasi otot yang mampu membuat seseorang cedera.

Penggunaan alcohol dalam waktu singkat dan berlebihan dapat menyebabkan keracuanan alcohol sehingga memicu gangguan fisik dan mental. Dalam jangka panjang peminum berat beresiko terkena peradangan kronis pada saluran pencernaan, terutama pada lambung. Peradangan ini akan membentuk erosi sampai tukak usus dan menyebabkan perubahan struktur dalam usus sampai akhirnya berubah menjadi kanker.

Beberapa dampak mengerikan itu membuatku memilih untuk menghindari pria pemabuk. Namun yang namanya cinta ya, kita memang tidak pernah tahu akan hinggap kapan dan pada siapa. Pada akhirnya aku yang terus-terusan berusaha menghindari pria pemabuk ini bertekuk lutut juga pada pria pemabuk. Yah walaupun bukan pemabuk berat.

Aku sempat mengatakan bahwa aku tidak suka pada pemabuk dan dia janji akan mengurangi kebiasaannya mabuk. Tapi janji tinggallah janji. Dia akhirnya tetap minum minuman beralkohol walaupun tidak sampai benar-benar mabuk. Alasannya dia sih karena minum minuman beralkohol itu adalah kebiasaan pria Korea sebagai wujud bersosialisasi.

Dia bilang kalau dia tidak minum Soju, bir atau minuman beralkohol lainnya, dia akan sulit bersosialisasi. Mau tidak mau aku harus menyesuaikan dengan kebiasaan di negarangya, tapi aku ingin dia juga menghormati kehendakku. Akhirnya kita membuat kesepakatan. Dia masih boleh minum minuman beralkohol itu asalkan dia tidak sampai mabuk berat dan tidak minum ketika keesokan harinya dia bekerja. Karena akan membuat dia merasa kurang enak badan saat bekerja.

Sudah jadi kebiasaan mereka suka minum minuman beralkohol. Soju adalah minuman beralkohol tradisional Korea, seperti sake di Jepang atau arak di Bali. Bahkan di Korea, cewek minum-minum adalah hal yang biasa, pacarku sempat kaget waktu dia tahu aku belum pernah minum minuman beralkohol. Minuman di sana dianggap pelepas stress, membina persahabatan lebih mendalam bahkan disajikan sebagai welcome drink untukmenyambut tamu atau teman-teman oleh mereka. Di Korea minum sampai mabuk bersama teman dianggap mempererat hubungan karena biasanya orang mabuk itu banyak ngomong jujur secara tidak sadar.

Aku akhirnya membuat kesepakatan itu karena aku mencintainya dan berusaha menerima dia apa adanya, selain itu ternyata minum minuman beralkohol juga ada manfaatnya. Namun manfaatnya ini akan terasa tentu saja bila minuman beralkohol dikonsumsi dalam jumlah yang tidak banyak atau dalam porsi sedang saja dan bukan oleh wanita yang sedang hamil serta berusia dibawah 21 tahun.

Dr Kenneth Mukamal melakukan sebuah riset selama 12 tahun dan melaporkan bahwa alcohol berdampak positif pada kolesterol baik (HLD). Alcohol juga mampu mengencerkan pembekuan darah sehingga mencegah penyumbatan darah. Dampak ini tidak berlaku sama terhadap setiap orang, bergantung pada riwayat kesehatan, usia, jenis kelamin dan factor genetic.

Jadi tidak apa lah punya pacar pemabuk asalkan dia masih bisa mengontrol dirinya dan juga tahu kapan dia harus berhenti minum dan pulang ke rumah untuk tidur.

Reference:

5 comments:

  1. pas mabuk memang enak semua terasa indah, semua hayalan serasa jadi nyata(pengalaman pribadi hehehe...)tapi palingenak sih di mabuk cinta...Tai kucing aja rasa coklat ...meooong!

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha masa sih? duh jadi pengen nyoba mabuk deh sekali2 biar tahu rasanya gmn

      Delete
  2. kok sama ya mbok leni.. apa lg pcr saya orang jimbaran, kalo ga minum di blng banci katanya

    ReplyDelete
  3. kok sama ya mbok leni.. tunduk ma cowo peminum. trkadang bosen nemenin dy minum ma tmn2 na. bengong liatin mereka minum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo aku sih gak pernah nemenin dia, kan cowokku di korea hehe.. kalo pas di bali palingan cuma minum bir aja

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.