Tuesday, July 03, 2012

Telepon Nyasar Pembangkit Kenangan Buruk


Di sebuah kamar mungil nan berisik pukul 19:25 terdengar teriakan Ekany Oppa dari ponselku “saranghaeyo….saranghaeyooooo.....saranghaeyo....” menandakan ada satu panggilan telepon, hmmmm.... dari nomer yang aku gak kenal.
Aku : Hallo… 
Mr. X : Hallo, bisa dengan Putu? 
Aku : Putu? Putu siapa ya? 
Mr. X : Putu A***. 
Aku : A*** yang di S******a itu? 
Mr. X : Iya, salah ya? 
Aku : Salah sambung! 
Tuuuuut….. ttuuuuuutttttt…..
Okeh penggalan singkat telepon salah sambung itu membangkitkan kenangan dengan salah satu mantanku. Sedikit merasa heran juga, masih ada yang nyasar ke nomor ponselku mencari mantan yang sudah hampir empat tahun tidak berkomunikasi denganku.

Saat ini aku lebih memilih untuk tidak berteman dengannya. Ceritaku sama dia toh sudah The End, tamat, selesai! Apapun yang terjadi antara aku dan dia juga sudah berlalu lama. Cerita kelam yang pernah terjadi antara aku dan dia juga sudah berusaha aku lupakan, walaupun pada poin-poin tertentu masih ingat. Melupakan mantan memang bukan perkara mudah, apalagi bila dibumbui dengan kenangan buruk.

Seseorang yang pernah hadir di hidup kita memang sulit dilupakan. Jadi yang aku bisa lakukan saat itu adalah aku memaafkan diriku, memaafkan dirinya, memikirkan bahwa kami memang tidak cocok bersama, seiring berjalannya waktu, walaupun aku masih ingat tentang dia tapi tidak membuatku meledak karena amarah.

Kabar terakhir yang aku dengar sih dia sudah beristri dan punya anak. Sebenarnya itu bukan berita penting untuk aku ketahui, tapi beberapa temanku yang juga teman dia masih cukup rajin meng-update berita tentang dia. Dia memang pernah menjadi orang yang paling aku sayang, pernah juga merancang konsep masa depan bersama dan dia juga pernah menjadi orang yang paling aku benci. Namun aku berjanji pada diriku sendiri, kalaupun aku bertemu dengannya secara tidak sengaja di suatu tempat, aku akan tersenyum dan menyapanya.

Jadi buat mantanku, semoga kamu bahagia ya dengan keluarga kecilmu sekarang, semoga anakmu tidak mengikuti bapaknya menjadi playboy #eh~~

4 comments:

  1. heeemmm... sebenarnya ga buruk juga kok berhubungan sama mantan... kan mantan juga pernah jadi orang yang kamu sayang walau akhirnya kamu membencinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mantan yg ini ada beberapa hal yg blm bisa aku lupain kesalahannya, tapi udah aku berusaha maafin kok.
      kalau berhubungan sama mantan sih sampe sekarang masih ada juga beberapa yg brhubunan baik.

      Delete
  2. untung aja cuma telpon nyasar bukan telepon yg lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang telpon yg lain itu telpon apa? :P

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.