Friday, February 15, 2013

LDR ~ Long Distance Valentine


Hari ini ada banyak pasangan di berbagai wilayah di dunia yang merayakan valentine, hari yang konon kabarnya adalah hari kasih sayang. Kalau di Indonesia sih tiada tahun yang terlewatkan tanpa adanya kisruh valentine. Yah walaupun gak sampai mengganggu pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia sih.


Ada yang juga merayakannya, ada yang nyinyirin yang merayakan valentine, ada yang biasa-biasa aja. Ada pula anak SD pun tahun ini ada yang berdemo menolak valentine. Entah memang mereka tergerak untuk melakukannya atau didorong oleh orang dewasa yang menjadikan mereka wayang. Lupain sejenak tentang kisruh valentine itu, biarkan mereka tetap dengan pikirannya masing-masing.

Beberapa pasangan yang merayakan valentine hari ini menghabiskan waktu bersama, saling memberi hadiah, seperti cokelat, kartu dengan sederet kalimat romantic, bunga, boneka atau hadiah lainnya. Kemudian menghabiskan malam dengan candle light dinner di sebuah resto yang ditata seromantis mungkin.

Beberapa pasangan, yang mempunyai gaya pacaran luar biasa tidak dapat mengalaminya. Kenapa aku katakan luar biasa? Karena gaya pacaran mereka menguras air mata akibat menahan rindu serta menguras isi kantong untuk sekedar ngobrol dan bertemu. Iya cinta antara dua manusia yang berada dalam jarak yang tidak dekat.

Walaupun tidak bisa menghabiskan hari valentine bersama, mereka para pejuang LDR tetap punya caranya masing-masing untuk menunjukkan kasih sayangnya. Ada yang candle light dinner melaui skype, jadi bawa makanan dan lilin masing-masing di depan laptop dan tadaaa…. candle light dinner ala pejuang LDR pun tak kalah romantisnya.

Trus ada juga yang dari jauh-jauh hari udah nyiapin hadiah spesial buat pasangannya lalu kirim dan diatur sedemikian rupa agar nyampainya pas tanggal 14 Februari. Tapi ngirimnya diem-diem gitu biar jadi kejutan yang manis buat dia.

Hmmm ada yang ngelewatinnya cuma dengan telponan, hari biasanya telponan hanya dalam hitungan menit, malam ini disempetin buat telponan lebih lama. Telponan sampai capek ngobrol, ngebahas ini itu gak ada habisnya. Kalau bisa telponannya sampai ketiduran.

Kalau aku sih gak ada yang istimewa. Bukan karena aku LDR tapi memang kami tidak terlalu peduli valentine. Lagipula menurut Ekany Oppa, valentine itu buat remaja usia belasan bukan buat dia atau aku yang sudah lama melangkahkan kaki dari zona teenager.

Bukan Leni namanua kalau gak ngotot minta coklat, bukan karena valentine tapi karna aku memang suka coklat. Jadi sore ini aku iseng minta coklat ke dia, namanya juga usaha ^^

Leni   : where is my chocolate? hmmm or roses maybe?
Ekany : today is woman give chocolate to man. next month man give candy to woman. it’s Korean style.
Leni   : hmmm so I want we have our valentine style, because you’re don’t like chocolate and candy so today you give me chocolate and next month you give me candy
Ekany : I hate you X((
Leni   : hahahaha…..

Dan sekali lagi aku suka liat reaksi dia yang bilang “I hate you” itu bukan karena dia benar-benar membenciku, tak lama setelahnya dia bilang “I Love you dear” dan aku tau dia ngomongnya ngetiknya penuh dengan perasaan. Eh tapi kalaupun dia mau ngasi coklat gimana caranya ya? Mungkin dia akan kirim foto coklat lalu menyuruhku mendownload dan menikmatinya.

No comments:

Post a Comment

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.