Thursday, June 13, 2013

Sehat dan Lezatnya si Beras Hitam


Aku sering mendengar bahwa konsumsi nasi putih itu kurang begitu baik bagi penderita diabetes dan keturunan atau mereka yang memiliki resiko terkena diabetes. Aku salah satunya, selain beresiko terkena diabetes, aku juga obesitas hingga memiliki keinginan mengurangi berat badan.


Aku mulai mengganti nasi putih dengan nasi beras merah. Walaupun kadang masih mengkonsumsi nasi beras putih hehehe… Konon kabarnya nasi beras putih lebih sehat daripada nasi beras merah dan juga member efek kenyang yang lebih lama.

Beberapa hari lalu saat akan membeli beras merah di salah satu supermarket di daerah Tabanan, aku menemukan nasi beras hitam. Awalnya aku kira itu adalah ketan hitam, tapi karena penasaran aku browsing dan ternyata beras hitam berbeda dengan ketan hitam. Harga beras hitam lebih mahal dari beras putih, untuk perkilogramnya Rp 25.590,- sedangkan beras merah sekitar Rp 15.000,-

Dari hasil temuanku ngubek google, beras hitam memiliki antioksidan. Zhimin Xu (Pengajar Ilmu Pangan di University of Agricultural Center di Baton Rouge, Louisiana, Amerika Serikat mengatakan bahwa selain antioksidannya tinggi, beras hitam juga lebih banyak mengandung serat dan vitamin E tetapi sedikit mengandung gula. Selain itu hasil penelitian dari Jung Yun Kim, Min Hee Do dan Sang Sun Lee menunjukkan bahwa beras hitam memiliki efek cardioprotektif.

Beras hitam bisa menjadi sumber antosianin yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antosianin pada beras hitam terdiri dari cyaniding-3-glucoside (Cy-3-glu) dan cyaniding. Jenis antosianin ini memiliki kemampuan antioksidan yang kuat, dapat melawan ROS (Reactive Oxygen Species) sejenis radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel yang terpapar oleh sinar UV.

Dari sekian banyak artikel yang aku baca, pada intinya beras hitam adalah beras yang bagus karena memiliki antioksidan, rendah gula sehingga baik untuk penderita diabetes,  juga baik untuk kulit dan mencegah penuaan dini, karena mengandung vitamin E dan bagus untuk pencernaan karena mengandung serat tinggi.

Cara memasaknya sedikit berbeda dengan beras putih tapi tidak terlalu berbeda dengan beras merah, berikut ini urutannya:
  1. Siapkan satu mangkuk beras hitam, lalu bersihkan dengan air, remas-remas sebentar bilas dan ulangi hingga 2 sampai 3 kali;
  2. Rendam beras hitam ke dalam air, paling gak tinggi airnya satu ruas jari dari permukaan beras. Rendam selama 30 m3nit sampai 60 menit (bila rendamnya lebih dari itu, saat memasak jumlah airnya dikurangi);
  3. Setelah selesai direndam, buang air rendaman dan ganti dengan air yang baru, perbandingannya adalah untuk satu mangkuk beras hitam dibutuhkan tiga mangkuk air, agar nasi yang dihasilkan tidak keras;
  4.  Masak seperti biasa, kalau aku menggunakan rice cooker J


Setelah beberapa saat, ini dia hasilnya, taaaadaaaaa…….





Warna hitamnya berasal dari lapisan bekatul  (sering juga disebut sebagai aleuron) dan bagian bulir berasnya (rice kernel) mengandung pigmen antosianin yang berwarna ungu, dengan intensitas tinggi maka warna beras menjadi ungu pekat mendekati hitam. Kalau masalah rasa sih enak, bahkan salah satu temanku memasak beras hitam dicampur potongan nenas dan memakannya tanpa lauk.  kata dia rasanya enak, patut dicoba suatu saat nanti!


source

8 comments:

  1. Kok berasa kayak ketan ireng ya mbak :)
    rasanya manis bukan sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. rasanya mirip sama beras merah kok :D tapi ini berasa lebih lembut sih kalau menurutku, gak manis kok..

      Delete
  2. Replies
    1. hahaha.... apanya yg mau dipikirin dulu nih?

      Delete
  3. Dulu pernah masak nasi merah, walaupun airnya sudah 2x lipat dari ukuran biasa tapi tetap saja pera/ keras, kalau nasi hitam seperti itu juga kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak kok, ini lembut. itu ikutin aja caraku memasak ^^

      Delete
    2. OK, matur nuwun untuk infonya :)

      Delete
    3. sama-sama, nanti kalau udah nyobain kasi tau hasilnya yaaa

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.