Thursday, June 27, 2013

Cinta Lama Belum Kelar


Terkadang hubungan cinta antara dua manusia masih meninggalkan bekas yang cukup dalam bahkan ketika hubungan cinta itu harus kandas. Satu sama lain saling mengingat, mengenang dan menaruh harapan untuk kembali bersama.


Cinta lama itu belum kelar, masih menyisakan potongan-potongan harapan untuk bisa kembali disatukan seatu saat lagi. Entah kapan. Menaruh harapan untuk bisa kembali bersama belum tentu karna susah move on dari cinta lama. Mungkin saja ada beberapa hal yang sangat berkesan.

Keinginan untuk menyatukan dua cinta lama itu bisa saja terjadi setelah sekian tahun terpisah, bahkan setelah membangun hubungan dengan cinta baru. Ada juga yang kembali bersama setelah terpisah lebih dari lima puluh tahun dengan cinta pertamanya.

Sepanjang perjalanan percintaanku, aku belum pernah ingin merekatkan kembali potongan cinta lama yang telah berantakan. Aku sulit untuk menumbuhkan cinta yang telah mati dalam hatiku, bahkan cinta yang dulu aku rasa sangat besar.

Aku bukan tidak pernah mencoba. Sekitar Juni 2010, aku pernah bertemu lagi dengan mantan pacar. Dia adalah pria yang pernah aku cintai, kami sudah sering membicarakan tentang pernikahan, hanya menunggu kelulusanku dari perguruan tinggi. Saat itu kami berpacaran hampir tiga tahun, sebelum akhirnya putus akhir tahun 2008.

Saat kami bertemu kembali, dia mengajakku kembali untuk menikah. Aku sempat mempertimbangkannya. Aku mencoba untuk kembali mencintai dia lagi. Kami berpergian, beberapa kali makan malam bersama. Berusaha untuk mencintai dia lagi. Tapi ternyata aku tidak bisa.

Walaupun sempat terbuai dengan kenangan masa lalu kami tapi ternyata sangat sulit untukku mencintainya lagi. Akhirnya aku memutuskan untuk menghindari dia karena aku tidak ingin menyakitinya untuk yang kedua kalinya.

Kami akhirnya berpisah kembali. Kami memilih untuk menjadi dua orang asing yang memiliki beberapa kenangan yang sama. Kadang aku ingin menemuinya. Meminta maaf atas segala hal menyakitkan yang pernah aku lakukan kepadanya. Dimanapun dia sekarang, semoga dia sudah bahagia J

Mungkin memang aku tidak berbakat dalam jatuh cinta lagi pada mantan pacar. Sekalinya aku memutuskan untuk meninggalkan seorang pria, apapun alasan dibalik keputusan itu, aku akan meninggalkannya untuk selamanya.


Aku tidak tau tentang masa depan, tapi seperti itulah aku saat ini. Hingga setiap kali aku menjalin cinta aku selalu bilang padanya untuk memperlakukan aku dengan layak kalau dia benar mencintaiku. Jangan sampai menyesal setelah aku melangkah meninggalkannya.

4 comments:

  1. hampir 3 tahun ? putus...

    bisa yah begitu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. bisa dong, yang pacaran 10 tahun aja bisa putus

      Delete
  2. Kita tak bisa menata serpihan cermin yang sudah pecah menjadi utuh seperti semula...

    Cinta itu seperti angin, dia punya arahnya sendiri kemana dia akan berhembus... Ikuti! Lalu perlahan tinggalkan masa lalu...

    ReplyDelete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.