Thursday, September 05, 2013

Miss Wold

Wah bulan Agustus kemaren aku sama sekali gak nulis apapun ya? Bulan kemaren emang aku lagi sibuk membantu orang tua ku pindah rumah. Ah sebenernya itu hanya alibi atas kemalasanku hehehe… Emang bener orang tuaku pindah rumah tapi bulan lalu mood aku untuk nulis naik turun, kacau balau.

Ada beberapa tulisan yang aku buat, tapi kemudian hanya menumpuk di draft tanpa pernah terpublikasikan karena saat menulisnya aku kehilangan ide ditengah jalan hingga tidak terselesaikan. Dari pada nanggung publikasikan tulisa setengah jadi mending gak usah sama sekali deh ya.


Beberapa hari terakhir ini, dimana-mana rame pembicaraan tentang kontes kecantikan Miss World yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia. Banyak pihak menyambut positif kontes Miss World ini karena dianggap dapat meningkatkan citra Indonesia di mata dunia. Apalagi untuk karantinana akan dilakukan di Bali, para kontestan akan diperkenalkan dengan budaya Bali.

Aku salah satu orang yang mendukung Miss World di adakan di Indonesia. Walaupun aku bukan orang yang tertarik pada kontes kecantikan semacam ini, aku juga bukan panitia, bahkan aku tidak menjadwalkan untuk menghadiri acara Miss World secara langsung atau menontonnya di televisi.

Dan seperti biasa, apa sih yang tidak diperdebatkan di Indonesia? Begitu pula dengan Miss World, selain dukungan, penolakan juga banyak terjadi. Alasan penolakan beragam, diantaranya karena kontes kecantikan ini tidak sesuai dengan budaya Indonesia, bisa merusak moral anak bangsa, wanita itu tidak pantas di pamerkan, pakaian kontestan terlalu seksi, tidak sesuai dengan ajaran agama tertentu dan lain sebagainya.

Ngomongin masalah moral, sepertinya tanpa Miss World pun moral sebagian generasi muda Indonesia sudah pada rusak semua. Miss world itu kontes kecantikan lho bukan kontes esek-esek atau kontes yang memperagakan adegan sensual murahan. Selain good looking mereka juga dituntut untuk cerdas dan peka terhadap kondisi sosial.

Apalagi panitia penyelenggaraan Miss world sudah memastikan bahwa tidak akan ada sesi bikini yang kemudian diganti dengan menggunakan sarung Bali. Ini juga salah satu cara memperkenalkan tekstil Indonesia, khususnya Bali.


Pada saat final nanti, mungkin para kontestan akan mengenakan gaun malam yang memperlihatkan pundak, leher atau memiliki belahan rok yang cukup tinggi. Tapi dimataku, sejauh yang pernah aku tau juga, di kontes kecantikan design gaun malamnya pasti seksi yang elegan. Kalau gaun malam itu kemudian memancing hawa nafsu lelaki yang menontonnya itu salah gaunnya atau salah kontestannya?

Kalau emang pikirannya ngeres mah ngeres aja, kambing dibedakin juga bakalan kelihatan menggoda. Perumpamaannya seperti ini, kalau ada yang mengendarai mobil mewah tidak lantas kan kita ngomelin si pemilik mobil dan mengatakan “hey kamu orang kaya, jangan pamer mobil mewah napa di depan mataku, aku kan jadi pengen punya juga, nanti kalau aku curi itu mobil kamu jangan protes ya?!”

Lebih baik tanamkan lagi nilai-nilai kesusilaan dan agama di lingkungan terdekat. Ajarkan juga para pria muda untuk menahan dan mengendalikan nafsu syahwatnya. Norma seseorang menjadi ‘rusak’ tidak semata-mata karena pengaruh luar, kalau benteng pertahanan diri sudah kuat ada wanita telanjang pun tak akan mampu mengusiknya.

3 September 2013 kemarin, berbagai ormas Islam melakukan demo di MNC Land untuk menolak penyelenggaraan Miss World ini. tadi waktu iseng menjelajahi Kompasiana, aku menemukan artikel yang ditulis oleh saksi demo tersebut, kalian bisa membacanya di sini.

Ada yang kemudian mengaitkan hebohnya penolakan Miss World ini karena lawan politik HT ingin menurunkan citra HT dimata publik sebagai calon wakil presiden dari partai Hanura. Selain lawan politik, bisa jadi juga ada campur tangan lawan bisnis HT. kenyataannya bagaimana? Kita tidak tahu karena hanya mampu menerawang dari luar saja.

Negeri ini lucu, kontes Miss World ditolak karena memamerkan aurat tapi artis Indonesia banyak yang berpakaian seksi, model majalah dewasa juga ada sangat banyak, bahkan majalahnya laris manis.

Kalau menurutku, kontestas Miss World selain cantik mereka juga cerdas, sedangkan beberapa artis/model seksi di Indonesia kerjaannya hanya bolak balik kantor polisi atau penjara karena berbagai macam kasus murahan.

Contoh lain dari lucunya negeri ini adalah ketika belahan dada film asal luar negeri disensor, bahkan belahan dada di film kartun (film Tangled) pun ikutan disensor tapi acara musik, film dan sinetron berlomba-lomba memamerkan belahan dada dan paha.

Terhadap segala sesuatu, terutama yang berbeda dengan budaya kita hendaknya tidak langsung begitu saja men-judge negative dan menolak. Ada baiknya kita melihat sisi positifnya, kalaupun pada akhirnya menurut kita itu tidak bermanfaat ya sudah abaikan saja dan tetap hormati mereka yang mampu melihat sisi postifnya.


13 comments:

  1. satu kata sih buat mereka yang 'sok' menolak, yaitu: munafik

    :D

    ReplyDelete
  2. Ketika aksi memprotes Miss World lebh dahsyat dibandingkan aksi membasmi budaya korupsi dan rokok, saya pikir... ada yang keliru dengan pola pikir masyarakat kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @mawi iya bener padahal korupsi itu lebih bahaya

      Delete
  3. biasa deh. ada yg pro dan kontra. Tapi gue yakin kontes kecantikan ini akan berjalan lancar dan gue siap menikmati dari...rumah (huahaha, pengen sih ke Bali tp buat liburan bukan buat ntn Miss World)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ria hahaha kl finalnya di sentul kok katanya jd gak perlu ke bali :)) yuk kesini nanti kita ketemuan

      Delete
  4. saya sih termasuk org yg setuju sama miss world, selama itu baik ga masalah jd ada bekas sejarah miss world pernah di indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. @dede iya bener apalagi tiap kontestan pasti publikasiin kegiatan mereka kan termasuk jg keindahan alam dan budaya bali jadinya bs dibilang ini promosi pariwisata jg

      Delete
  5. Biar lebih fair dalam menilai baca juga ini

    http://www.suara-islam.com/read/index/8310#.Uirtuzmxab0.facebook

    ReplyDelete
    Replies
    1. @imsan sudah pernah baca dan tidak merubah pandangan saya :)

      Delete
  6. silahkan juga baca ini :

    http://sosbud.kompasiana.com/2013/09/10/surat-terbuka-untuk-ketua-fpi-dari-umat-muslim-bali-588555.html

    http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151550618666946&set=gm.10151587483818639&type=1

    ReplyDelete
  7. wahhh..akhirnya..update..
    updatenya yang lagi nge hits lagi..

    aku salut sama penyelenggaranya...Pantang menyerah walaupun sana sini pro kontra..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @yessy iya dan acaranya jg sukses di gelar

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.