Tuesday, December 17, 2013

Mau Macarin Aku? Daftar Riwayat Hidupmu Mana?

Mengidentifikasi wajah dan nama adalah salah satu kelemahan ku yang terkadang sangat merepotkan dan tidak jarang membuatku malu. Malu karena kemudian dianggap gak peduli atau sombong. Sulitnya mengidentifikasi wajah juga membuatku gak bisa mengenali mana wajah orang China, Korea atau Jepang. Semuanya sama, memiliki mata sipit.

Ini semua berimbas saat awal aku berteman dengan Ekany oppa. Awal kami bertemu dan berteman, aku tidak tau dia asalnya dari mana. Pokoknya dia orang asing aja. Pernah sih dia bilang dia dari negara apa, tapi ya gitu berlalu begitu aja dari ingatanku.


Aku gak pernah denger dia ngomong dengan bahasa aslinya. Lagipula kalaupun denger juga gak ngejamin aku langsung tau dia darimana. Di otakku gak ada data-data tentang Korea, walaupun saat itu Kpop udah mulai ada dimana-mana.


Waktu pertama kali dia bilang cinta ke aku, aku bingung harus nanggepinnya gimana. Aku pikir dia hanya bermain-main, trus aku bilang ke dia, kalau dia mau macarin aku, dia harus terbang ke Bali secepatnya dan membawa dokumen yang memuat tentang daftar riwayat hidupnya, nama lengkapnya, nama orang tuanya, nama saudaranya,  status perkawinan (sudah pernah atau belum), riwayat kesehatan, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan dan harus disahkan oleh pejabat berwenang.

Ini ngajakin pacaran atau mau ngelamar kerja ya, pake daftar riwayat hidup segala hahaha… Mungkin hanya aku aja yang kalo diajakin pacaran minta yang aneh-aneh, dulu kalau sama orang Indonesia sih sebelum mulai pacaran aku pasti minta liat KTP si calon pacar.

Dia yang aku kira hanya main hati sama aku ternyata memenuhi permintaanku. Dia terbang ke Bali, yeah walaupun dia datengnya gak sendiri, tapi sama temen-temennya dan selama di Bali dia lebih peduli sama temen-temennya daripada sama aku.

Saat kami bertemu, dia langsung nyondorin beberapa lembar kertas. Aku bengong karena di atas kertas itu adalah sederet huruf yang aku gak tau itu huruf apa dan terlihat seperti boneka jaelangkung. Menyadari kebingunganku, dia menjelaskan tentang isi dokumen itu, ada nama dia, tempat dan tanggal lahir, nama orang tua, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, riwayat kesehatan dan riwayat militer.

Hah? Riwayat militer? Aku langsung tanya, emangnya dia tentara atau apa gitu kok ada riwayat militernya. Dia langsung jelasin kalau itu wajib dilakukan oleh setiap pria di negaranya usia 20 -30 karena masih dalam status perang dengan Korea Utara.

Saat dia tau kalau dia pernah ikut wajib militer bahkan sampai 5 tahun lamanya, wajibnya hanya 2 tahunan, itu pun dia keluar dari wajib militer karena 5 tahun adalah batas maksimal. Kalau lebih dari lima tahun artinya dia menginginkan karir militer.

Pertanyaan selanjutnya yang aku ajukan ke dia, yang diajarin di militer apa aja? Lalu dia menceritakan bahwa di wajib militer dia diajari cara untuk bertahan hidup di kondisi sulit, cara menggunakan senjata api dan senjata tajam. Aku jadi mikir wah ni cowok keren juga, paling gak dia bisa jagain aku, apalagi badannya lebih tinggi dan gede dari aku.


Setelah menunjukkan dokumen dan menjelaskan semuanya, dia nanya ke aku jadi gimana, jadi kan kita pacaran? Gimana aku gak meleleh tuh, cowok yang jauh-jauh nyebrang lautan dari Korea, beneran datang ke Bali dan nunjukin dokumen yang aku minta walaupu aku gak tau apa yang sebenernya ada di dalam lembaran kertas itu, bahkan kalau dibohongi pun aku gak tau, tapi aku hargai usaha dia. 

Pertanyaan terakhir yang aku ajukan ke dia adalah apakah selama menjalankan wajib militernya dia pernah membunuh orang. Pertanyaan itu dijawab dengan senyuman dan bilang “of course never” trus meluk aku.

8 comments:

  1. Ribet yah msti macarin kamu mesti pake CV, kaya ngelamar kerja -____-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha kan harus jelas mas Agus walaupun minta CV itu awalnya cuma bercanda

      Delete
  2. Keren ya ngebelain terbang ke Bali buat nembak kamu. Tapi kenapa fotonya engga diupload sih? Kan pembaca penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu poin penting yg sampe bikin aku akhirnya mau jalanin ini semua sama dia walaupun aku tau ini bukan hubungan mudah. Foto apa nih? Fotoku sama dia ya? Sebenernya foto kami udah berserakan di blog ini tapi ide bagus juga sih nambahin foto kami pas ketemu 2 tahun lalu..

      Delete
  3. Meski diuji dulu ya mental dan kesiapan ya sebelum menikah :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo yang itu sih gak cuma dia, aku juga belum 100% siap 【><。】

      Delete
  4. Wah cowoknya apa adanya, sepertinya selalu serius ya? La dibecandain koq dibawain betulan cv nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku anggap itu sebagai bentuk dia serius sama aku hehe sebelumnya aku terus gak mau, tiap dia bilang cinta aku becandain aja trus aku bilang aku gak benar2 kenal dia, aku gak mau macarin suami orang

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.