Monday, January 20, 2014

Jodohku, Aku Mau itu Dia


Setiap kali aku jatuh cinta, setiap kali aku pacaran, aku selalu ngerasa bahwa pria ini lah yang menjadi jodohku. Tapi ketika waktu berlalu, keyakinanku memudar seiring memudarnya cintaku padanya dan hanya menyisakan kekosongan di hatiku.


Dari dulu aku selalu penasaran, bagaimana aku tau siapa jodohku. Apakah dia adalah orang yang aku cintai saat ini? Apakah dia teman masa kecilku? Apakah dia adalah orang yang akan aku temui nanti. Bagaimana aku tahu bahwa aku sudah menemukan orang yang tepat? Apakah akan terdengar alunan musik cinta di otakku? Apakah akan ada ribuan kembang api di langit? Apakah akan ada bunga bertaburan layaknya hujan? Bagaimana caranya aku mengenali petunjuk Tuhan bahwa memang dia jodohku?

Kini aku jatuh cinta lagi, sudah merajut mimpi lebih dari 2 tahun, kami saling menginginkan untuk mengabisi masa tua bersama. Saat ini aku yakin bahwa dia memang jodohku dan aku berharap keyakinan ini masih akan tetap ada sampai waktu dan keadaan mampu mempertemukan kami.

Kalau aku boleh maksa, aku mau jodohku itu ya pasanganku saat ini. Namun apapun akhir dari cerita kami ini, aku harus iklas menghadapinya. Iklas untuk menahan sakit saat merindukannya, iklas untuk berjuang sekuat yang aku bisa untuk bersamanya dan iklas untuk melepasnya pergi bila memang itu yang terbaik untuk kami. Belajar iklas itu memang tidak mudah, aku mulai belajar iklas sejak 6 tahun silam tapi sampai saat ini kadang aku masih belum bisa sepenuhnya iklas menjalani hidup.




No comments:

Post a Comment

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.