Wednesday, July 16, 2014

Pasangan Sempurna

Pasangan Sempurna


Bagaimana sih gambaran kamu tentang sosok pasangan sempurna itu? Yang seperti Barbie dan Ken? Tinggi, langsing, cantik, ganteng, rambutnya panjang, baik, sopan, pinter masak, kaya raya, punya mobil mewah, punya selusin rumah atau bagaimana? Mungkin beberapa item yang aku sebutkan di atas itu ada yang merupakan kreteria pasangan sempurnamu.

Semua itu mungkin akan tetap terlihat sempurna saat awal jatuh cinta. Iya, menurut seorang pakar percintaan yang aku lupa namanya siapa, 6 bulan pertama si pasangan akan terlihat sangat sempurna, lalu 6 bulan sampai 18 bulan si pasangan akan tetap terlihat sempurna walaupun tak sesempurna sebelumnya. Nah setelah itu bila kamu masih mencintainya maka dialah cinta sejatimu.

Seperti kata si pakar cinta, waktu bisa merubah penilaian kita terhadap pasangan. Yang awalnya dia adalah yang terindah menjadi semakin memburuk hingga menjadi yang terburuk. Siapakah yang berubah? Dia atau pola pikir kita? Bisa salah satunya bisa juga keduanya. Kan tidak ada yang abadi di dunia ini, segala sesuatu senantiasa berubah.

Ada yang pernah memeberikan nasehat, suatu saat kamu akan melihat kekurangan pasanganmu, saat itu jangan lantas engkau segera meninggalkannya, memutuskannya atau meminta cerai padanya, tapi coba renungkan, seandainya dia sesempurna seperti imajinasimu, akankah dia mencintaimu? Kalau dia sesempurna imajinasimu bisa jadi dia tidak memilihmu dan memilih orang lain.

Secara garis besar, aku setuju dengan nasehat itu. Mencintai seseorang bukanlah mencintai kesempurnaanya, mencintai itu lebih dari itu, mencintai itu menerima kesempurnaan dan juga ketidaksempurnaannya. 

Tiga puluh bulan sudah berlalu sejak pertama kali mengiyakan ajakan Kupit untuk menjalin cinta. Hubungan jarak jauh memang menghambat proses aku mengenal siapa dia sesungguhnya tapi bukan berarti sifat jeleknya dia tertutupi dengan sempurna. Dia memang bukan pria yang sempurna, dia sudah berumur jika tidak sopan bilang dia tua, bukan orang kaya dengan tabungan dan penghasilan fantastis, keras kepala melebihi kerasnya aspal, suka mabuk dan juga perokok. Semua itu adalah alasan yang sangat kuat untuk meninggalkannya. Namun kenyataannya aku masih di sini duduk manis menunggunya dan semua itu tidak menghentikanku mencintainya.

dan semoga tidak akan pernah berhenti...

4 comments:

  1. hahaha..hai mbak salam kenal. aku ketawa kecut klo baca tulisan kamu. aku mengalamin sendiri gmn penilaian cowok korea tentang wanita atau pasangannya. jujur aku memang sedang menjalin cinta sama pria korea. sampe kadang capek klo ada yg nanya gimana sih dapet cowo korea, atau romantis ga dia.. walah.. hahhaha kadang aku ketawa aja jawabnya. cowo korea emg bukan seperti barang yg bisa dicari dimana lalu bisa kita pacarin gitu aja, jujur aku juga ketemu sama dia secara ga sengaja di sebut random bisa juga kali ya tapi mungkin itulah jalan tuhan, tau2 kita ketemu di situs jejaring pertemanan dan nyambung, aku ga mengharap mau nyari cowo korea atau cowok mana, selama aku nyaman nyambung dan sevisi ya kenapa ga, aku pernah berhubungan juga dgn pria dr negara lain, tp memang kenyamanan ga bisa dibeli. dan jujur ga mudah pacaran sm mreka, dan betul bgt klo kadang fisik itu segalanya bagi mereka (ini bagi sebagian aja loh yg lain belom tentu gitu) sempet kaget awalnya pas blm pacaran ditanya berapa tinggi kamu, berat kamu, apa km kurus,,lahhhh aku kaget tp aku ga berpikir macem2 ya kau jawab seadanya. tp banyak obrolan lain yg membuat kita cocok satu sama lain bukan aja soal fisik. dan fyi cowok korea ga seromantis yg org2 kira kok, yg romantis bin ganteng bin tajir bin setia dll dst mah cuma ada di drama, sisanya sama aja kok kaya pria indo kebanyakan, ya cuek (malah kadang cueknya kelewatan karena mreka gila kerja dan hobi hangout) kloudh bgitu kita mesti tabah dan gigit jari deh klo udh gitu. aku setuju sm kamu jgn pacarin krn dia korea tp lebih karena dia menginginkan km buat jd pasangannya dan bisa nerima keadaan kita juga perbedaan kita. karena aseli ga mudah banget loh make relationship sm mreka byk hal lah yg kadang buat kita kebuka matanya ttg mereka,, hahha bisa panjang nnti aku klo curcol disini, haha aku cuma mau komentarin tulisanmu aja awalnya. good job mbak teruskan menulisnya..menarik bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaah ceritanya lucu hihihi.... udah berapa lama nih pacarannya? long last ya...

      Delete
  2. Makasih cantik doanya. Aku blm lama kok dan berharap long last jg km juga smoga long last ya. Sesama ldr saling paham lah. Hihihi cm bisa gigit jari liat org satnite dan kita berakhir di hp. Kkk kpn2 aku undang km ya ke radio ku saling berbagi aja buat pendengar. Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. itu kenapa aku males keluar pas satnite, selain macet juga bikin level kangennya meningkat. radio dimana? penyiar ya? waah aku dr dl pingin jd penyiar tp gak kesampaian :))

      Delete

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.