Saturday, February 20, 2016

Bolehkah Masyarakat Sipil Menggunakan Kaos Turn Back Crime?

Adakah yang masih ingat kejadian pengeboman Sarinah? Di sini aku nggak bakal ngebahas pengebomannya tapi aku akan ngebahas tentang polisinya atau lebih tepatnya seragam yang dipakai polisi melumpuhkan pelaku kala itu.

Seragam yang dikenakan polisi kala itu adalah kaos berkerah berwarna biru tua dengan tukisan Turn Back Crime di dadanya serta celana panjang berwarna krem. Tampilan polisi yang terkesan kasual itu sukses menarik perhatian masyarakat.
Turn Back Crime adalah program Interpol. Sejak tahun 2014, interpol mengkampanyekan kesadaran masyarakat untuk sama-sama melawan kejahatan terorganisir di sekeliling mereka. Kejahatan terorganisir ini diantaranya adalah peredaran barang-barang dan obat palsu, kejahatan siber serta paedofilia, selengkapnya bisa di lihat pada turnbackcrime.com
Pada saat ini banyak online shop yang memperjual belikan kaos yang sama persis seperti yang dikenakan polisi saat kejadian pengeboman sarinah, lengkap dengan logo kepolisian bahkan ada juga yang logo instansi lain seperti BNN.
Ada dua hal yang membuatku kurang setuju atas dijual secara bebasnya kaos Turn Back Crime ini, terutama yang menyertakan logo instansi kepolisian, BNN atau aparat penengak hukum lainnya.
Pertama, pembeli kaos Turn Back Crime bisa memanfaatkan kaos tersebut untuk melakukan penipuan dengan berpura-pura jadi polisi karena sejak kejadian bom sarinah, masyarakat sudah mengetahui bahwa kaos tersebut adalah seragam polisi/aparat penegak hukum. Apalagi jelas-jelas nama lembaga penegak hukum tersebut dibordir di kaosnya.
Kedua, pengguna kaos bisa menjadi target tindak kriminal oleh mereka yang memusuhi atau tidak suka dengan polisi. Tidak bisa dipungkiri bahwa polisi punya musuh, bahkan beberapa waktu lalu sempat ada berita bahwa polisi menjadi target pembunuhan dengan meracuni makanan/minumannya. Bayangkan aja kalau kamu sebagai masyarakat sipil yang nggak tau apa-apa malah jadi sasaran pembunuhan hanya karna kamu menggunakan pakaian seperti polisi.
Aku tidak sedang ingin menutup rejeki orang lain yang didapatkan dari berjualan kaos Turn Back Crime, tapi boleh nggak sih masyarakat sipil menggunakan kaos Turn Back Crime lengkap dengan atribut lembaga penegak hukum? Mungkin bila itu hanya ada tulisan Turn Back Crime tanpa menyertakan logo aparat penegak hukum tidak apa-apa digunakan dan sekalian mengkapanyekan tujuan dari Turn Back Crime itu ke masyarakat luas.

No comments:

Post a Comment

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.