Wednesday, September 06, 2017

Tebing

Tebing Trolltunga

Pada suatu masa, di sebuah hutan hiduplah seekor kelinci abu-abu. Kelinci itu tinggal di atas tebing. Entah sejak kapan. Setiap hari dia hanya duduk sambil memandangi langit hingga dia terpukau  pada sebentuk awan. Kelinci itu berharap suatu saat angin akan menghembuskan awan itu ke arahnya sehingga dia bisa meloncat ke atas awan itu dan bisa hidup bahagia di atasnya.


Kelinci itu tak peduli pada panasnya matahari, sakitnya tetesan hujan ataupun dinginnya hembusan angin malam. Dia tetap di sana, menatap sang awan berharap dan terus berharap pada seuatu yang tanpa dia sadari mulai dia ragukan akan terwujud.

Suatu saat, ketika kelinci abu-abu menatap awan dengan penuh keerinduan, seekor kupu-kupu terbang ke arahnya. Dia menatap kupu-kupu itu dengan heran, bagaimana bisa kupu-kupu yang sayapnya terkoyak itu mampu terbang ke atas tebing yang tinggi ini? Sayapnya yang walaupun terkoyak entah kenapa disaat bersamaan juga terlihat kokoh.

Kupu-kupu itu dengan segala keindahan yang tak biasa mencuri perhatian kelinci. Kupu-kupu itu terbang mendekat kelinci, menggodanya lalu terbang ke ujung tebing. Dengan keraguan kelinci itu mengikuti arah kupu-kupu terbang. Kupu-kupu itu terus terbang menuju bawah tebing seolah menunjukkan pada kelinci bahwa di bawah tebing tak jauh dari tempat kelinci itu tinggal ada sebuah sungai dengan taman bunga yang indah.

Dari taman bunga itu kupu-kupu menatap si kelinci seolah menunggu kelinci itu melompat. Sebagian dari kelinci itu ingin mengikuti kupu-kupu misterius itu, tapi sebagian lainnya kelinci takut karna dia tidak mempunyai sayap seperti kupu-kupu. Apakah saat kelinci itu meloncat dari atas tebing kupu-kupu itu akan menangkapnya? Atau apakah kupu-kupu dan taman bunga itu hanya ilusi yang akan hilang saat kelinci itu meloncat dan meninggalkan si kelinci jatuh terperosok sendirian?


No comments:

Post a Comment

Feel free to SHARE this post with friends and family on your social media.

Don't forget to leave your thoughts in the comments section, I would love to hear from you :)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright leniwijayanti.com. Powered by Blogger.